Negara Asal Beras Impor Tak Dibatasi
Senin, 04 September 2006 | 12:14 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Negara asal 210 ribu ton beras impor kemungkinan tidak dibatasi kepada Thailand dan Vietnam. "Seluruh dunia bisa ikut, " kata Direktur Utama Perusahaan Umum Bulog Widjanarko Puspoyo di Departemen Keuangan, Jakarta, Senin (4/8).
Widjanarko memastikan, pemilihan pemasok beras akan dilakukan melalui tender terbuka. Peserta tender itu, kata dia, seluruhnya terdiri dari importir beras internasional.
Hanya saja, hingga kini perusahaan pelat merah itu masih menunggu keluarnya izin impor dari Departemen Perdagangan. "Tender akan kami umumkan di koran, " tutur Widjanarko.
Seperti diberitakan, pemerintah akhirnya memutuskan impor beras 210 ribu ton. Beras ini akan dipergunakan untuk menambah cadangan beras pemerintah di Bulog yang kurang dari 350 ribu ton akibat tersedot untuk bantuan bencana dan operasi pasar.
Deputi Menteri Koordinator Perekonomian Bidang Pertanian dan Kelautan Bayu Krisnamurthi menjelaskan, impor sebesar ini akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Perubahan 2006 sebesar Rp 390 miliar.
Namun dana ini, kata Bayu, hanya cukup untuk membeli 130 ribu ton beras. Sedangkan, 80 ribu ton lainnya akan menggunakan dana komersial Bulog.
Ewo Raswa




Komentar Anda :