Pemerintah Tak Tambah Kuota di IMF

Senin, 04 September 2006 | 15:15 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah tak akan meminta tambahan kuota di Dana Moneter Internasional (IMF). Penegasan itu disampaikan Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional Paskah Suzeta menanggapi agenda pertemuan IMF membahas reformasi lembaga tersebut. “Tak ada perubahan kuota. Tidak ada inisiatif itu dari kami,” katanya di Jakarta, Senin (4/9).

Sebelumnya, Dewan eksekutif IMF setuju mereformasi lebih jauh lembaga itu dengan memberikan pengaruh yang lebih besar kepada negara-negara yang perekonomiannya
berkembang dinamis.

Menurut Direktur pelaksana Rodrigo Rato, China, Korea Selatan, Turki dan Meksiko semuanya akan mendapatkan peningkatan segera kuota dana mereka untuk mencerminkan peralihan keseimbangan kekuatan dalam perekonomian global. Kuota menetapkan berapa besar anggota menyumbang kepada IMF, hak pilihnya dan akses
ke pendanaan.

Menurut Paskah, dalam pertemuan tahunan IMF-Bank Dunia yang akan digelar di Singapura pertengahan September mendatang, Indonesia tidak akan mengajukan penambahan kuota ke IMF. Sebab itu pertemuan biasa. "Pemerintah hanya akan menyampaikan laporan perkembangan pemanfaatan
pinjamannya dari IMF. " katanya.

Agus Supriyanto

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :