Penjualan PGN Tunggu Keputusan Komite Privatisasi
Senin, 04 September 2006 | 16:13 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Rencana pelepasan saham pemerintah di PT PGN (Persero) masih harus menunggu keputusan final dari Komite Privatisasi. Menurut Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Sugiharto, keputusan komite untuk mengesahkan metode pelepasan dan waktu yang tepat.
"Saya belum bisa mengatakan apa metodenya karena itu dapat mempengaruhi pasar," ujar Sugiharto di Jakarta hari ini.
Privatisasi perusahaan produsen gas ini direncanakan paling lambat akhir tahun ini. Informasi yang berkembang, PGN akan melepas 5,31 persen saham yang setara dengan 185,8 juta lembar saham. Sugiharto menuturkan, saat ini sudah banyak yang tertarik penawaran dari PGN. "Secara prinsip permintaannya sangat kuat walaupun harga sahamnya terkoreksi," kata dia.
Kementerian BUMN juga belum menunjuk penasihat keuangan untuk penjualan perusahaan gas ini. Sugiharto mengatakan ingin menggelar rapat Komite Privatisasi dulu untuk membahas pelaksanaan privatisasi 2006.
Namun, Sugiharto tetap yakin, target penerimaan privatisasi Rp 3 triliun tahun ini dapat tercapai. Selain itu, beberapa proyek besar yang ditunggu publik, seperti proyek pipanisasi Sumatera-Jawa akhir tahun ini diharapkan tuntas. "Dengan selesainya proyek pipanisasi, penerimaan PGN lebih pasti," tuturnya.
MARLINA MS





