Pemerintah Akan Awasi Penyertaan Modal Secara Ketat

Senin, 04 September 2006 | 17:39 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah akan mengawasi penyertaan modal negara di seluruh Badan Usaha Milik Negara secara ketat. "Kami akan awasi secara baik. Tidak seperti dulu lagi,” kata Sekretaris Meneg BUMN Said Didu di Jakarta, Senin (4/9).

Menurut dia, Kementerian meminta penjelasan atas penggunaan penyertaan modal negara tersebut. “Sekarang sedang dievaluasi deputi teknis. Apakan sudah sesuai sasaran?"

Dia menegaskan agar pemerintah tidak memberikan cek kosong, setiap penyertaan modal negara akan dievaluasi. Selain itu, kata dia, tidak boleh ada lagi ketika penyertaan modal negara sudah diberikan kepada BUMN, ternyata perusahaan itu bangkrut lagi. “Untuk itu harus ada jaminan ketika sudah disuntik modal, BUMN-nya harus sehat.”

Dewan Perwakilan Rakyat sudah menyetui penyertaan modal negara kepada PT Kertas Kraft Aceh senilai Rp 350 millar. Pemerintah juga berencana menyertakan modal kepada PT Garuda Indonesia sebesar Rp1 trillun dan PT Merpati Nusantara Airliner mendapat Rp450 millar. Adapun seluruh dana yang akan digunakan untuk penyertaan modal negara pada 2006 dan 2007 sebesar Rp 2,55 trillun.

<>Marlina MS

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :