Intel Pecat 10.500 Karyawan
Rabu, 06 September 2006 | 14:56 WIB
TEMPO Interaktif, San Jose, California:Intel Corp. kemarin mengumumkan akan memecat sebanyak 10.500 orang karyawan atau 10 persen dari total karyawan yang saat ini mencapai 103 ribu orang di seluruh dunia.
Dengan pengurangan karyawan itu, Intel berharap bisa menghemat sebesar US$ 1 miliar serta menyelamatkan uang perusahaan sebesar US$ 3 miliar per tahun setelah 2008.
Harga saham Intel siang ini (sebelum pembukaan perdagangan) langsung jatuh menjadi US$ 19,73. Sebelum pengumuman pemecatan itu, harga saham Intel di bursa saham Nasdaq kemarin ditutup naik pada level US$ 19,19.
Dalam pernyataannya, perusahaan yang bermarkas di Santa Clara, California ini mengatakan, karyawan yang dipecat tahun ini berasal dari divisi manajemen, pemasaran dan teknologi informasi. Sedangkan pemecatan tahun depan dari divisi manufacturing, desain, dan divisi lain.
Intel berusaha bertahan dari turunnya keuntungan perusahaan, berusaha membuat perusahaan menjadi efisien lagi, serta berusaha merebut kembali pangsa pasar yang berhasil direbut Advanced Micro Devices Inc. (AMD). AMD merupakan salah satu pesaing berat Intel.
Menurut Chief Executive Paul Otellini, kebijakan (pengurangan karyawan) ini memang sulit tapi penting untuk menjadikan Intel menjadi perusahaan yang lebih efisien. “Tidak saja untuk tahun ini atau tahun depan, tapi untuk tahun-tahun yang akan datang,” kata Otellini.
Spekulasi tentang pemecatan karyawan itu berkembang sejak April lalu Otellini mengumumkan bahwa perusahaan akan meninjau ulang target bisnis yang merugikan dalam setiap aspek operasional perusahaan.
Juru bicara Intel Chuck Mulloy mengatakan, perusahaan telah memecat 5.000 orang tahun ini melalui pengumuman pengurangan karyawan sebelumnya. Intel akan memecat sebanyak 2.500 orang lagi akhir tahun ini.
Pengurangan karyawan itu, kata Mulloy, akan dilakukan lagi tahun depan, sehingga jumlah karyawan Intel nantinya akan menjadi 92 ribu orang.
AP/Grace S Gandhi





