Pasar Memburu Dolar

Sabtu, 09 September 2006 | 00:52 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Nilai tukar rupiah di pasar uang lokal kemarin ditutup melemah 30 poin menjadi 9.125 per dolar dibanding sehari sebelumnya 9.095 per dolar Amerika.

Dealer valas PT Bank Niaga Tbk, Emanuel Krisnijayanto mengatakan, melemahnya rupiah akibat aksi pelaku valas memburu dolar di tengah jatuhnya mata uang regional.

"Isu pembahasan rendahnya mata uang yen yang akan dibahas pada pertemuan G7 pekan depan memicu spekulasi beli dolar di pasar. Apalagi, bank sentral Jepang mempertahankan suku bunga di level 0,25 persen," kata Emanuel.

Selain itu, tutur dia, berita PM Tony Blair yang akan mempercepat pengunduran diri pada Mei tahun depan juga membuat mata uang poundsterling terhadap dolar jatuh. Tidak hanya itu, tambah Emanuel, data-data ekonomi negara Eropa yang menurun juga menyeret euro anjlok ke 1,27 per dolar.

Untuk transaksi minggu depan, Emanuel memperkirakan rupiah masih akan melemah menguji level 9.150. "Rupiah pekan depan diperkirakan berada pada kisaran 9.080-9.170 per dolar," ujarnya.

MUCHTAR (PDAT)

TOPIK






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: