Tahun Depan Ekspor Naik 11,2 Persen

Senin, 11 September 2006 | 16:49 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah memperkirakan, ekspor tahun depan akan meningkat 11,2 persen. Hal ini, menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, didukung oleh investasi yang diproyeksikan tumbuh di atas 10 persen dan pertumbuhan ekonomi dunia yang stabil.

Peningkatan investasi, tutur dia hari ini, bisa terjadi karena Rancangan Undang-undang (RUU) Perpajakan dan Kepabeanan, RUU Penanaman Modal, dan perbaikan UU Ketenagakerjaan akan segera disetujui Dewan Perwakilan Rakyat untuk disahkan. Tambahan lagi, pembangunan infrastruktur bakal segera terealisasi.

Dengan proyeksi tersebut, lanjut Menteri Keuangan, pertumbuhan ekonomi tahun depan diyakini mampu tercapai 6,3 persen. Dia memastikan, pemerintah dan Bank Indonesia akan terus menjaga stabilitas ekonomi makro agar target tersebut terpenuhi.

Sri Mulyani menambahkan, pemerintah juga akan melaksanakan program revitalisasi di bidang pertanian untuk mendorong pertumbuhan sektoral.

Kepala Badan Pusat Statistik Rusman Heriawan juga optimistis, target pertumbuhan ekonomi 6,3 persen bisa tercapai. Syaratnya, kata dia, harus ada penguatan di tiga sektor kunci, yaitu industri pengolahan, sektor perdagangan, dan sektor pertanian. "Tiga sektor kunci ini berhubungan dengan penciptaan lapangan kerja lebih permanen,” kata Rusman.

Industri pengolahan, menurut Rusman, memberikan kontribusi 28 persen pada pertumbuhan produk dimestik bruto (PDB). Sedangkan sektor perdagangan dan pertanian, masing-masing memberikan masukan 16 persen dan 14 persen PDB. "Kalau digarap lebih baik, tiga sektor kunci punya peran signifikan untuk pertumbuhan ekonomi 2007," katanya.

PRAMONO






Komentar Anda

Kirim