Analis Memperkirakan Rupiah Masih Akan Melemah
Selasa, 12 September 2006 | 09:03 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Dealer valas PT Bank Century Tbk. Frans Darwin Sinurat memperkirakan, rupiah masih akan tertekan ke 9.150 bila yen terus melemah menembus 118 per dolar Amerika Serikat.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kemarin ditutup melemah tipis akibat imbas negatif dari pelemahan mata uang regional, terutama yen.
Menurut Frans, pasar masih menunggu hasil pertemuan negara-negara maju yang tergabung dalam G7 di Singapura agar pemerintah Jepang tidak membiarkan yen terus melemah.
Soal indeks harga saham, analis PT Danasakti Securities Arief Budi Satria memperkirakan, indeks masih akan turun.
Indeks harga saham gabungan di Bursa Efek Jakarta kemarin ditutup turun 19,32 poin (1,32 persen) menjadi 1.447,25. Penurunan ini dipicu oleh penurunan saham pertambangan dan energi.
Menurut Arief, jatuhnya indeks akibat aksi ambil untung investor (asing) yang bermain jangka panjang. "Investor melakukan aksi jual untuk mencari kembali harga yang wajar," katanya.
Muchtar Wijaya - PDAT





