Penyertaan Modal Ke Garuda dan Merpati Dimintai Jaminan
Selasa, 12 September 2006 | 19:36 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta jaminan kepada pemerintah terkait dengan efektivitas rencana penggunaan dana Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada PT Garuda Indonesia Rp 1 triliun dan PT Merpati Nusantara Airlines Rp 450 miliar.
Permintaan itu terungkap dalam Rapat Paripurna Pengambilan Keputusan Perubahan APBN 2006 di Gedung DPR/MPR hari ini Selasa (12/9). Jaminan ini dinilai sebagai bentuk tanggung jawab pengawasan pemerintah terhadap kedua maskapai pelat merah itu dalam menggunakan dana itu.
Dari 10 fraksi di DPR, mayoritas mensyaratkan agar kedua maskapai itu menggunakan dana tersebut secara transparan, akuntabel, dan efisien. Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) bahkan menolak menyetujui pemberian dana PMN kepada kedua maskapai ini.
Menurut Juru Bicara Fraksi PAN Patrialis Akbar, Garuda dan Merpati sampai saat ini belum memaparkan rencana bisnis dan upaya penyelamatan. "Sebelum ada pemaparan rencana bisnis yang jelas, maka kami menolak dana PMN untuk Garuda dan Merpati," kata Patrialis di Jakarta kemarin.
Anton Aprianto





