Fahmi: Relokasi Insentif Buat Pengusaha

Jum'at, 15 September 2006 | 17:52 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Perindustrian Fahmi Idris mengatakan, dengan pindah ke kawasan industri akan merupakan bentuk insentif tersendiri bagi para pengusaha.

Menurut dia, dasar dari kebijakan itu karena pemerintah banyak mendapat keluhan dari kalangan industri sendiri kalau akses jalan buruk di luar kawasan industri buruk sekali.

"Sedangkan untuk kawasan industri kan sudah bagus," kata Fahmi.

Seperti diberitakan sebelumnya, pemerintah akan mengeluarkan aturan yang akan mewajibkan pengusaha memindahkan pabriknya yang saat ini ada di luar kawasan industri ke kawasan industri.

Rencana ini banyak ditentang kalangan pengusaha, karena para pengusaha menilai relokasi itu akan memakan biaya tinggi. Padahal, para pengusahaa saat ini tengah terjepit dengan kondisi ekonomi.

Menurut Fahmi, salah satu solusi untuk mengatasi biaya relokasi melalui trade off lokasi. "Saat pabrik dipindahkan, kan lahannya bisa dimanfaatkan pihak lain seperti pengembang perumahan atau lahan pertanian. Hasilnya bisa digunakan untuk biaya relokasi itu," ujar Fahmi.

Apalagi, menteri menambahkan, saat ini trennya adalah penyewaan lahan pabri. Pengusaha yang akan merelokasi industrinya bisa menyewa dulu lahan sebelum membangun pabrik (baru).

Fery Firmansyah






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: