Sri Mulyani Meminta Kegiatan Antikorupsi Bank Dunia Sertakan Aparat
Selasa, 19 September 2006 | 14:19 WIB
TEMPO Interaktif, Singapura:
Menteri Keuangan Sri Mulyani meminta Bank Dunia mengikutsertakan aparat hukum Indonesia dalam kegiatan antikorupsi lembaga multinasional ini.
Permintaan yang disampaikan ketika mendapat giliran memberi sambutan di pertemuan puncak IMF/Bank Dunia di Singapura ini mendapat tepukan riuh dari sebagian besar peserta rapat yang merupakan para gubernur bank sentral dan menteri keuangan negara-negara anggota IMF dan Bank Dunia.
Belum lama ini Bank Dunia minta pinjamannnya untuk proyek infrastruktur di Indonesia timur dikembalikan karena diduga konsultan Inggris pemenang tender proyek itu membayar suap kepada sejumlah pejabat Indonesia.
Menteri Sri Mulyani telah meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut kasus ini dan KPK telah meminta Bank Dunia untuk berbagi hasil investigasinya, namun investigator swasta yang disewa Bank Dunia telah terikat perjanjian confidentiality dengan sumber-sumbernya.
Pihak Bank Dunia, menurut kepala perwakilan institusi ini di Jakarta, Andrew Steer, akan bekerja sama lebih awal dengan aparat antikorupsi Indonesia bila mendapatkan indikasi korupsi lagi dalam proyek Bank Dunia di Indonesia.
BHM





