Pemerintah Terbitkan Obligasi untuk Danai Infrastucture Fund
Rabu, 20 September 2006 | 15:42 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah akan menerbitkan obligasi atau surat utang untuk menambah modal lembaga pengelolaan dana infrastuktur (infrastructure fund). Obligasi yang diterbitkan bisa obligasi konvensional dan obligasi syariah (sukuk).
Staf Ahli Menteri Koordinator Perekonomian Raden Pardede menjelaskan, sebelum menerbitkan surat utang, pemerintah terlebih dulu menyetor dana senilai Rp 2 triliun sebagai modal lembaga pengelola dana infrastuktur itu. Selanjutnya pengelola dana infrastruktur menjual surat utang kepada investor dalam atau luar negeri, dengan nilai obligasi tiga sampai empat kali lipat jumlah modal awal tadi.
“Jadi minimal dana Rp 6-8 triliun bisa dihimpun dari penerbitan surat utang tersebut,” katanya di Jakarta, Rabu (20/9).
“Dengan tambahan dana sekitar Rp 6-8 triliun, total uang yang bisa dikelola infrastructure fund nantinya bisa mencapai Rp 8-10 triliun,” kata dia menambahkan.
Agus Supriyanto





