Klaim Asuransi Lapindo Lebih Dari US$ 25 Juta

Rabu, 20 September 2006 | 18:45 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Klaim asuransi Lapindo Brantas Inc., dipastikan lebih dari US$ 25 juta. Peningkatan klaim tersebut karena adanya peningkatan biaya tangguan lain setelah semburan lumpur.

Direktur Utama Asuransi Tugu Syahrir Hamzah mengatakan, jumlah klaim US$ 25 juta hanya paket utama. "Itu terjadi sebelum semburan lumpur," katanya, Rabu (20/9).

Menurut Syahrir, saat menangani semburan lumpur di Banjar Panji 1, Lapindo juga mengasuransikan risiko pengeboran rig pada sumur relief well untuk menghentikan semburan lumpur. Namun, dia menolak memberikan jumlah tambahn klaim tersebut. "Angkanya lebih kecil dari paket utama," ujarnya.

Syahrir menambahkan, hingga kini belum diputuskan apakah pengajuan klaim di luar paket bisa dibayarkan atau tidak. Dia memperkirakan menjelang Lebaran baru bisa dipastikan pembayaran tersebut. ?Kami masih membandingkan data-data yang ada dan melakukan verifikasi," katanya.

Mengenai keputusan apakah tambahan klaim bisa dibayarkan atau tidak, kata Syahrir, tergantung pada BP Migas. "Prinsipnya semua risiko kami tanggung, kecuali jika Lapindo tidak menjalankan prosedur yang ditetapkan BP Migas," ujarnya.

Klaim asuransi bisa ditagihkan kepada konsorsium Tugu Pratama, Jasa Asuransi Indonesia, Wahana Tata, Central Asia, dan Astra Buana.

Syahrir menjelaskan, BP Migas setiap tahun menyetor biaya asuransi sebesar US$ 40 juta. Asuransi tersebut untuk menanggung kegiatan kontraktor bagi hasil di Indonesia.

MUHAMAD FASABENI






Komentar Anda

Kirim