Penggunaan Listrik Lebaran Turun

Senin, 02 Oktober 2006 | 19:16 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:PT PLN (Persero) memperkirakan beban listrik Jawa-Bali akan turun pada saat Lebaran menjadi 11 ribu megawatt.

Beban listrik Jawa-Bali sempat melewati batas pemakaian 14 ribu megawatt pada 21 September lalu ke 14.964 megawatt.

Juru bicara PLN, Muljo Adji, mengatakan beban listrik turun karena kalangan industri tidak beroperasi. "Listrik pada saat Lebaran justru aman," kata Muljo kepada Tempo.

Menurut dia, penurunan beban listrik ini akan menyebabkan sejumlah pembangkit listrik PLN tidak memerlukan tambahan pasokan bahan bakar minyak.

Kepala Divisi Bahan Bakar Minyak PT Pertamina Djaelani Sutomo juga sependapat, pembangkit listrik tidak memerlukan tambahan pasokan bahan bakar. "Justru pemakaian listrik akan turun karena industri libur saat Lebaran," kata Djaelani.

Seperti diketahui, beban listrik Jawa-Bali meningkat sejak kenaikan harga bahan bakar minyak menyebabkan sejumlah industri beralih dari diesel ke listrik PLN karena lebih murah dibanding pengeluaran untuk minyak diesel. Akibatnya, sejumlah pembangkit sempat kelebihan beban yang menyebabkan listrik padam di DKI Jakarta, Tangerang, dan Bogor akhir Juli lalu.

Nieke






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: