Produsen Keramik Asal Inggris Tambah Investasi US$ 125 Juta

Senin, 02 Oktober 2006 | 23:19 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Produsen keramik asal Inggris, PT Royal Doulton, berencana meningkatkan nilai investasi di Indonesia sebesar US$ 125 Juta dalam dua tahun ke depan. Tujuannya untuk menambah kapasitas produksi pabriknya.

Chairman Waterford Wedgwood Plc Anthony O Reilly, induk PT Royal, mengatakan peningkatan produksi itu untuk memenuhi pasar ekspor. "Kami melihat ada peluang untuk ekspansi di Indonesia,"katanya usai bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/10).

Sedangkan Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, yang turut mendampingi Presiden, mengatakan investasi tersebut bakal meningkatkan angka ekspor dua kali lipat. Saat ini, nilai ekspor Royal sebesar US$ 30 juta.

Perusahaan asal Inggris ini memulai produksi keramik dan peralatan makan sejak 1815. Mereka membuat keramik dan peralatan makan dengan merek terkenal, misalnya Royal Doulton. Di Asia, pabriknya ada di India dan Indonesia. Kapasitas produksi di Indonesia mencapai 150 ribu buah per pekan.

Mari mengatakan, PT Royal memilih Indonesia karena kualitas tenaga kerja yang lebih baik. “Tenaga kerja di sini lebih terampil dan sabar dalam produksi keramik,” katanya. Selain mengutarakan niat meningkatkan investasi, PT Royal meminta pemerintah menjamin ketersediaan suplai gas sebagai bahan baku keramik.

Sutarto (TNR






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: