"Rupiah Hari Ini Akan Bergerak Stabil"

Kamis, 05 Oktober 2006 | 02:14 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Bayu Aini, dealer valas bank swasta, memperkirakan rupiah hari ini akan bergerak stabil pada 9.190-9.240 per dolar Amerika Serikat, meski BI Rate turun 50 basis poin.

Nilai tukar rupiah pada transaksi kemarin ditutup melemah 10 poin dari 9.210 menjadi 9.220 per dolar Amerika Serikat.

"Melemahnya rupiah akibat imbas jatuhnya mata uang regional terhadap dolar," kata Bayu.

Menurut Bayu, dolar berbalik menguat di pasar global karena pelaku valas mengantisipasi kemungkinan bank sentral Amerika (Fed) menurunkan atau tetap mempertahankan suku bunga.

Pasar, dia menambahkan, juga cemas terhadap keamanan di Asia Timur dengan rencana Korea Utara yang akan kembali menguji proyek nuklir, sehingga memicu aksi jual yen.

Edwin A. Sinaga, praktisi pasar modal, memperkirakan indeks hari ini masih berpotensi naik ke 1.539.

Indeks harga saham gabungan di Bursa Efek Jakarta kemarin ditutup turun tipis 0,63 poin (0,04 persen) menjadi 1.537,085.

"Penurunan indeks akibat aksi ambil untung investor dengan jatuhnya bursa regional," kata Edwin.

Menurut Edwin, sebaiknya Bank Indonesia berhati-hati dalam mengeluarkan kebijakan penentuan BI Rate. Pasalnya, aliran dana asing yang masuk ke Indonesia merupakan uang panas yang sewaktu-waktu bisa keluar bila selisih suku bunga sudah tidak menarik lagi. "Bila rupiah terguncang, bursa saham pun akan terimbas," ujarnya.

Muchtar Wijaya - PDAT






Komentar Anda

Kirim