Presiden Berjanji Pasokan Gas Tercukupi

Minggu, 08 Oktober 2006 | 20:48 WIB

TEMPO Interaktif, Jember:Saat temu wicara dengan para petani tebu dan palawija di Desa Rejo Agung, Kecamatan Semboro, Jember petang tadi, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berjanji pasokan gas untuk pabrik pupuk akan tercukupi.

Dia menuturkan, pemerintah tengah mengembangkan kembali produksi gas di Aceh, Papua, dan Natuna. “Jika tidak aral melintang, pada 2008 sudah bisa berproduksi,” tuturnya.

Upaya ini, menurut dia, sebagai solusi untuk mengatasi kurangnya pasokan gas nasional untuk sektor industri, listrik dan produksi pupuk nasional yang semakin hari semakin menipis. Langkah ini juga akan diikuti kebijakan pengurangan ekspor gas.

Sambil menunggu peningkatan pasokan gas, Presiden Yudhoyono juga berjanji akan membicarakan dengan Menteri Pertanian mengenai penambahan kuota pupuk di Jawa Timur. "Tahun depan untuk Jatim bisa ditambah," katanya.

Sekitar 4.500 hektar tanaman tebu rakyat di wilayah Jember-Lumajang dan Situbondo saat ini mengalami kekurangan pupuk. Akibatnya, tanaman tebu yang baru berusia 2-3 bulan kini mulai menguning, sebagian layu dan mengering.

"Untuk kebutuhan pemupukan kedua, sejak tiga minggu lalu, kami tidak mendapatkan pupuk. Pupuk bersubsidi yang bisanya tersedia di koperasi Pabrik Gula Semboro ternyata sudah tidak ada," tutur Ketua Paguyuban Petani Tebu Rakyat (PPTR) wilayah Eks Karesidenan Besuki, Ahmad Fikri.

Fikri mengungkapkan, pihak PPTR telah berupaya mendatangi dan melakukan lobi kepada pengelola Koperasi Petani Tebu Rakyat (KPTR) di PG Semboro-Jember, PG Djatiroto-Lumajang dan PG Pandji-Situbondo untuk memenuhi kebutuhan sekitar 1.000 orang petani tebu rakyat yang tersebar di tiga kabupaten itu.

"Tetapi sampai sekarang kami tetap belum bisa mendapatkan jatah pupuk,” paparnya.

MAHBUB DJUNAIDY

TOPIK






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: