"Rupiah Hari Ini Cenderung Melemah"

Selasa, 10 Oktober 2006 | 08:31 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pino Hadi, dealer valas salah satu bank besar, memperkirakan rupiah hari ini cenderung melemah menuju 9.250 per dolar Amerika Serikat.

Karena itu, dia menyarankankan untuk investor yang ingin bermain jangka pendek membeli dolar. "Ambil untung bila level 9.250 gagal ditembus," kata Pino.

Nilai tukar rupiah di pasar spot antarbank kemarin ditutup melemah 20 poin ke posisi 9.225 per dolar Amerika Serikat. Menurut Pino, rupiah melemah akibat imbas jatuhnya yen ke level 119 per dolar Amerika Serikat di pasar regional.

Soal indeks, analis Recapital Asset Management Satrio Utomo memperkirakan, hari ini indeks masih bervariasi pada 1.535-1.560.

Indeks harga saham gabungan di Bursa Efek Jakarta kemarin ditutup turun 6,21 poin (0,40 persen) menjadi 1.543,42. Penurunan itu dipicu oleh jatuhnya saham perbankan, seperti BCA (1,58 persen), BNI (4,59 persen), dan Danamon (0,90 persen).

Menurut Satrio, jatuhnya indeks karena aksi ambil untung di tengah jatuhnya bursa regional dan kurs rupiah. Namun, indikasi broker asing akan melanjutkan posisi beli dan kemungkinan Bank Indonesia mempercepat penurunan suku bunga hingga 9,0-9,5 persen pada akhir tahun, membuat indeks berpotensi naik.

Muchtar Wijaya - PDAT






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: