Suku Bunga Penjaminan LPS Turun

Selasa, 10 Oktober 2006 | 19:00 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Rapat Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) kemarin juga memutuskan untuk menurunkan suku bunga penjaminan simpanan periode 15 Oktober-14 November 2006 sebesar 50 basis poin menjadi 10,75 persen dari sebelumnya 11,25 persen.

Selain menurunkan suku bunga penjaminan simpanan dalam mata uang rupiah, LPS juga menurunkan suku bunga bank perkreditan rakyat sebesar 50 basis poin menjadi 14,75
persen dari sebelumnya 15,25 persen. Sedangkan suku bunga untuk simpanan dalam mata uang dolar tetap sebesar 5 persen.

Kepala Eksekutif LPS Krisna Wijaya mengatakan, diturunkannya suku bunga penjaminan tersebut didorong membaiknya kondisi makro ekonomi Indonesia akhir-akhir
ini, yang ditandai dengan stabilnya tingkat inflasi dan nilai tukar rupiah terhadap dolar. "Likuiditas perbankan juga semakin baik sehingga bisa menjaga tingkat kepercayaan tetap stabil," kata Krisna di Jakarta.

Menurut dia, membaiknya kondisi itu perlu diimbangi dengan menjaga kenyamanan pasar melalui penurunan suku bunga perbankan secara bertahap. “Tingkat kepercayaan perbankan perlu dijaga melalui penurunan suku bunga secara bertahap,” ujarnya.

Pekan lalu, Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia memutuskan menurunkan patokan BI Rate sebesar 50 basis poin menjadi 10,75 persen dari sebelumnya 11,25 persen.

Alasan BI menurunkan suku bunga itu juga karena membaiknya kondisi makro ekonomi. Indikasinya adalah laju inflasi terjaga dan nilai tukar rupiah terhadap dolar stabil.

Suryani Ika Sari






Komentar Anda

Kirim