Rawan Longsor di Jalur Selatan dan Jawa Timur

Rabu, 18 Oktober 2006 | 01:40 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Bencana tanah longsor mengancam pemudik Lebaran yang menggunakan jalur selatan Jawa Barat dan Jawa Tengah. Ancaman bencana yang sama juga mengancam para pemudik menuju Ponorogo, Pacitan dan Trenggalek, Jawa Timur.

Menurut Kepala Balai Geoteknik Departemen Pekerjaan Umum Hedi Rahadian, setidaknya ada dua daerah rawan longsor di jalur selatan Jawa Barat dan Jawa Tengah, terutama saat hujan tiba. Di Jawa Barat, lokasi rawan longsor itu antara Nagrek, Garut dan Tasikmalaya. Daerah sepanjang sekitar 40 kilometer itu merupakan perbukitan dengan lereng tajam. ”Kalau hujan, arus air akan membawa material vulkanik yang cukup banyak,” katanya kepada Tempo di Jakarta, Selasa (17/10).

Di Jawa Tengah, menurut dia, lokasi rawan longsor ada di daerah antara Wangon dan Karangpucung sepanjang 50 kilometer. Daerah-daerah itu rawan longsor karena material tanahnya merupakan deposit serpih yang mudah terbawa air. “Struktur tanah di sana tidak stabil.”

Kepala Satuan Kerja Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Jawa Tengah Herman Suroyo menambahkan, di daerah antara Wangon dan Karangpucung, beberapa titik jalan bergelombang karena struktur tanah di daerah itu berbutir lepas. “Jalan juga bergelombang karena usianya sudah tua lebih dari 15 tahun,” paparnya.

Menurut dia, daerah rawan longsor juga ada di antara Ajibarang dan Prupuk, tepatnya di daerah Pekuncen. Departemen Pekerjaan Umum telah menyiapkan alat-alat berat di daerah-daerah tersebut untuk mengantisipasi terjadinya longsor. Pada bukit-bukit rawan longsor juga sudah pasangi talud-talud penahan. "Problemnya bukit-bukit gunungnya panjang. Kami tak tahu di mana longsor akan terjadi.”

Dia menjamin jalan jalur selatan mulai dari batas Jawa Barat melalui Jawa Tengah sampai batas Yogyakarta secara umum siap dilintasi meski ancaman longsor membayangi pemudik. “Tidak ada lagi lubang-lubang,” kata dia.

Di Surabaya, Dinas Perhubungan Jawa Timur dan Kepolisian Daerah Jawa Timur telah menetapkan sejumlah titik yang rawan longsor pada mudik Lebaran tahun ini. Jalur rawan longsor ada pada jalan jurusan Ponorogo-Trenggalek dan Ponorogo-Pacitan, terutama saat musim hujan. Pada jalur Ponorogo-Pacitan banyak tikungan tajam dan melintasi perbukitan. Tebing menghimpit hampir sepanjang jalan.

Dinas Perhubungan Jawa Timut juga menetapkan jalur Pujon-Batu sebagai daerah rawan longsor. Jalan pada jalur ini berkelok-kelok penuh tikungan tajam dan banyak tanjakan curam. Jalur Dampit Malang-Lumajang melalui hutan Pronojiwo juga
termasuk kawasan rawan longsor. Ini adalah salah satu jalur terberat di Jawa Timur karena melintasi kawasan hutan dengan jalan berliku-liku.

Harun mahbud | Sunudyantoro






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: