Laba BNI Naik 14 Persen
Rabu, 18 Oktober 2006 | 16:13 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Bank Negara Indonesia Tbk. (BNI) berhasil membukukan laba bersih kumulatif, setelah pajak, pada kuartal ketiga 2006 sebesar Rp 1,41 triliun atau naik 14 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,23 triliun.
Peningkatan laba itu karena adanya peningkatan pendapatan bunga bersih sebesar 4 persen menjadi Rp 5,62 triliun dari periode yang sama tahun lalu Rp 5,38 triliun.
Juga karena meningkatnya pendapatan operasional lainnya (sebesar 43 persen menjadi Rp 1,86 triliun dari sebelumnya Rp 1,3 triliun.
"Laporan keuangan triwulan ketiga ini mencerminkan upaya yang telah dilakukan BNI menuju ke arah positif," kata Direktur Utama Sigit Pramono dalam paparan kinerja perseroan di Gedung BNI.
Dia optimistis, kinerja BNI hingga akhir 2006 bisa memenuhi harapan.
Sementara itu, beban operasional per akhir September 2006 naik 20 persen menjadi Rp 4,36 triliun dari sebelumnya Rp 3,64 triliun.
Wakil Direktur Utama BNI Gatot Suwondo mengatakan, peningkatan beban operasional itu disebabkan naiknya beban administrasi dan umum sebesar 18 persen dan beban
sumber daya manusia 11 persen.
"Meningkatnya beban operasional juga disebabkan adanya pembayaran premi LPS serta penyusutan perangkat teknologi yang belum dibukukan sebelumnya," kata Gatot.
Suryani Ika Sari/Sofian





