Tender Pemasok Batu Bara Pembangkit Rampung

Kamis, 19 Oktober 2006 | 08:20 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pelaksanaan tender pemasok batu bara kualitas rendah untuk proyek listrik 10 ribu megawatt menjaring lima dari enam perusahaan yang mengajukan penawaran.

Satu perusahaan gagal karena tidak memasukkan jaminan. Pemenang tender pemasok batu bara kalori rendah itu adalah PT Titan Mining Energy, PT Arutmin Indonesia, PT Kasih Industri Indonesia, PT Baramutiara Prima, dan PT Surya Sakti Darma Kencana.

Deputi Direktur Pembangkitan Energi Primer PT PLN (Persero) Tonny Agus Mulyantono mengatakan akan segera melakukan penandatanganan kesepakatan (letter of agreement).

Dia mengatakan kebutuhan untuk sepuluh pembangkit sekitar 21,58 juta ton per tahun. Hingga kini masih ada kekurangan sekitar 3 juta ton. "Ada kemungkinan pelaksanaannya Januari tahun depan," kata dia.

Pemasok batu bara akan melakukan kontrak dengan PLN selama 20 tahun. Harga jual batu bara ditetapkan sampai di lokasi pembangkit, sehingga ongkos transpor ditanggung pemasok.

Tercatat, PT Arutmin paling banyak memasukkan dokumen, yakni sebanyak 14 dokumen ke sepuluh pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang ditenderkan.

Sedangkan PT Padang Bara Sukses Makmur memasukkan satu dokumen untuk PLTU 2 Labuan, Banten, dan tidak memasukkan dana jaminan. Selain itu, harga yang diajukan Rp 325 ribu per ton, di atas harga patokan sementara Rp 269.780 per ton.

Muhamad Fasabeni






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: