Bulog Tak Pasok Beras Miskin Hingga Akhir Tahun

Kamis, 19 Oktober 2006 | 18:51 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Perusahaan Umum Bulog memperkirakan harga beras setelah lebaran nanti masih akan naik. Sebab alokasi beras untuk masyarakat miskin (raskin) akan habis bulan ini. Direktur Utama Bulog, Widjanarko Puspoyo mengatakan tahun ini raskin hanya dialokasikan untuk 10 bulan.

Karena itu, kata dia, Bulog tidak akan memasok beras murah lagi pada November-Desember. Setiap bulan Bulog mendistribusikan 160 ribu ton beras Rp 1.000 per kilogram. Artinya, dalam dua bulan mendatang pasokan beras di pasar akan berkurang sekitar 320 ribu ton. “Ini akan menyebabkan harga naik, “ kata Widjanarko di Jakarta, Rabu (19/10) malam.

Kemungkinan kenaikan harga beras juga bisa dilihat dari mulai berkurangnya pasokan beras ke Pasar Induk Beras Cipinang. Saat ini, pasokan ke pasar beras terbesar ini hanya 2.200 ton per hari. Padahal, normalnya pasokan ke pasar itu mencapai 2.500-3.000 ton per hari.

Kini, kata Widjanarko, harga beras medium—beras yang paling banyak dikonsumsi masyarakat--telah mencapai Rp 4.500 per kilogram dan harga beras kualitas super Rp 6.000 per kilogram.

ewo raswa

TOPIK






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: