Jawa-Bali Padam Lagi
Rabu, 08 November 2006 | 04:03 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Juru Bicara PT PLN (persero) Muljo Adji mengatakan, aliran listrik di sejumlah daerah Jawa dan Bali malam ini dipadamkan secara bergilir akibat sistem interkoneksi Jawa-Bali defisit listrik 500 Mega Watt (MW).
Defisit itu akibat gangguan sejumlah pembangkit listrik, yaitu PLTGU Cilegon (240 MW) yang tidak bisa beroperasi karena tidak ada pasokan gas dan PLTA Cirata (8x125 MW) di Purwakarta tidak bisa beroperasi karena elevasi air waduk sudah mencapai batas minimal keamanan operasi pembangkit akibat kemarau panjang.
Pembangkit lain yang mengalami gangguan adalah PLTU Paiton unit 8 (600 MW), PLTU Cilacap unit 2 (300 MW), PLTGU Muara Tawar turbin uap unit 1 (180 MW), dan PLTGU Gresik turbin uap unit 2 (170 MW). Sedangkan daerah yang dipadamkan bergilir, menurut Manager PLN Pusat Pengaturan dan Penyaluran Beban Jawa Bali, Hadi Pramono adalah Ponorogo, Madiun, Jember, Malang, dan Pasuruan di Jawa Timur. Sedangkan di Bali adalah di Singaraja, Badung, dan Jembrana.
Listrik padam sejak pukul 19.00 WIB secara bertahap dan diperkirakan hidup kembali pukul 22.00 WIB. Sedangkan menurut Deputi Manager Humas PLN Disjaya Azwar Lubis, pemadaman di Jabotabek terjadi di Bintaro, Cikupa, Gambir, Menteng, Marunda, Cakung Cilincing, Jalan raya Bogor, dam sebagian Arteri Pondok Indah.
Nieke





