close

Jakarta Diperkirakan Krisis Listrik 2008

Rabu, 22 November 2006 | 13:34 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Wilayah DKI Jakarta dan Tangerang diperkirakan akan mengalami krisis listrik pada 2008 jika pada tahun depan tidak ada tambahan pembangkit baru. General Manager PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tanggerang Fahmi Mochtar mengatakan, pasokan listrik untuk DKI Jakarta dan Tangerang mengandalkan pembangkit Tanjung Priok, Muara Tawar, dan Muara Karang dengan total kapasitas 4.200 megawatt.

Menurut Fahmi, selain tiga pembangkit tersebut kebutuhan listrik di Jakarta dipasok dari PLTU Suralaya dan Paiton. "Tapi pasokan itu masih kurang," ujarnya, Rabu (22/11).

Dia mengatakan, pertumbuhan pelanggan wilayah di Jakarta dan Tanggerang sebesar 130 ribu per tahun atau sebesar lima persen. Fahmi memperkirakan, jika pertumbuhan listrik tidak dibarengi dengan penambahan pembangkit dan infrastruktur kelistrikan, Jakarta dan sekitarnya bakal kekurangan pasokan.

NIEKE INDRIETTA

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan