Tingkat Penyerapan Utang Luar Negeri Rendah
Kamis, 23 November 2006 | 15:35 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah akan segera mengevaluasi ulang penyerapan utang luar negeri karena tingkat penyerapan utang luar negeri sangat rendah. Sampai dengan tahun berjalan (Oktober 2005-Oktober 2006), dari target utang US$ 2,7 miliar hanya terserap 52 persen. "Banyak yang terhambat karena memang tidak siap, ada juga masalah pembebasan tanah," kata Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional Paskah Suzetta di Jakarta hari ini.
Dalam evaluasi itu, kata dia, pemerintah akan menilai utang-utang yang harus diperpanjang lagi jadwal penyerapannya atau dibatalkan pinjamannya karena dianggap gagal.
Dia mengatakan, ada akan pemotongan utang apabila hasil evaluasi menunjukkan proyek tidak apat dilanjutkan lagi. Namun, pemerintah tidak menetapkan target berapa utang yang akan dipotong atau dibatalkan. "Itu tergantung evaluasinya," ujarnya.
Agus Supriyanto





