close

Kebutuhan Gas Dalam Negeri Diutamakan

Jum'at, 24 November 2006 | 19:51 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Pemerintah akan mengutamakan pasokan gas untuk kebutuhan dalam negeri dibandingkan untuk ekspor. Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, ekspor gas akan dikurangi bila kebutuhan dalam negeri naik dan produksi gas tidak bertambah.

Untuk itu, pemerintah akan membuat neraca gas yang selesai tahun depan. Neraca ini memuat rencana riel kebutuhan gas dalam negeri dan produksi gas bumi Indonesia. "Dari hitungan baru dirumuskan ekspor akan dikurangi atau ditambah," kata Kalla hari ini.

Terkait perpanjangan kontrak ekspor gas ke Jepang, menurut Kalla akan diputuskan setelah ada hitung-hitungan neraca itu. Jika kontrak diperpanjang, Indonesia akan meminta kompensasi kepada Jepang.

Bentuknya bisa berupa bantuan untuk memodernisasi pabrik pupuk, pembangkit listrik, dan eksplorasi gas yang sudah ditemukan. Sebab ada beberapa ladang gas yang akan segera berproduksi, seperti gas di Blok Cepu pada 2012, ladang gas di selat Makasar berproduksi 2011, dan juga di Blok Natuna.

SUTARTO

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Topik :

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan