Pertamina Tambah Pasokan Minyak Tanah
Senin, 27 November 2006 | 18:06 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah meminta PT Pertamina (Persero) menambah pasokan minyak tanah di beberapa tempat di Indonesia. Tambahan pasokan minyak tanah dilakukan mulai besok Selasa, 28/11) hingga akhir tahun.
Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Ahmad Faisal mengatakan, Wakil Presiden Jusuf Kalla memerintahkan tambahan minyak tanha untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. "Tambahan minyak tanah sekitar 100 ribu kilo liter hingga akhir tahun," ujarnya setelah melakukan rapat koordinasi kelangkaan minyak tanah di Istana Wakil Presiden, Senin (27/11).
Tambahan pasokan, kata Faisal, akan dilakukan secara nasional, kecuali di Balikpapan dan Sulawesi. "Karena di daerah itu tidak ada kelangkan minyak tanah," katanya. Menurut dia, tambahan hanya untuk minyak tanah bersubsidi dan rumah tangga.
Faisal mengatakan, tambahan minyak tanah akan menormalkan distribusi dalam 2-3 hari. "Tambahan itu akan menambah subsidi minyak tanah sebesar Rp 300-350 miliar dengan asumsi subsidi Rp 3.000-5.000 per liter," ujarnya. Penambahan minyak tanah, kata dia, belum dibicarakan dengan DPR. "Yang terpenting penuhi kebutuhan rakyat."
Menurut dia, kelangkakaan minyak tanah terjadi karena adanya penurunan alokasi kuota dalam APBN Perubahan dari 10 juta kilo liter menjadi 9,9 juta kilo liter. Awalnya Pertamina memperkirakan ada kecenderungan penurunan konsumi minya tanah. Namun, setelah bulan puasa terjadi permintaan minyak tanah. Kelangkaan paling parah terjadi di Medan dan Jakarta, khususnya Cempaka Putih dan Tomang.
Faisal membantah kelangkaan minyak tanah karena Pertamina kekurangan stok. "Stok minyak tanah masih cukup untuk 29 hari, yang kami lakukan hanya pembatasan volume penjualan," ujarnya. Untuk mencegah penyalagunaan, Pertamina melakukan kerja sama dengan Badan Pengatur Kegiatan Usaha Hilir Minyak dan Gas Bumi dan kepolisian.
OKTAMANDJAYA






Komentar Anda :