Produksi Kakao Anjlok
Selasa, 02 Januari 2007 | 18:58 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Kemarau panjang selama 2006 membuat produksi kakao menurun. Selama dua bulan terakhir, produksi turun menjadi 10 ribu ton, padahal rata-rata per bulan petani kakao bisa menghasilkan ekspor sekitar 50 ribu ton.
"Jika produksi turun, imbasnya tidak hanya masalah ekspor, tapi juga menyerang petani," kata Zulhefi Sikumbang, Ketua Asosiasi Kakao Indonesia, di Jakarta hari ini.
Menurut dia, petani tidak akan bisa menikmati harga kakao dunia yang tinggi, yakni US$ 1.792 per ton, sampai Maret. Harga ini meningkat dibanding Oktober, yang berkisar US$ 1.400.
"Harga kakao mencapai titik level tertinggi dalam 16 bulan terakhir." Kata Zulhefi, penurunan jumlah ekspor kakao terus berlanjut sampai Februari. l Indra Manenda Rossi




Komentar Anda :