Konversi Sawah Makin Mengkhawatirkan
Jum'at, 05 Januari 2007 | 02:42 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Konversi lahan pertanian saat ini semakin mengkhawatirkan. Keadaan ini dikhawatirkan bisa mengagalkan pencapaian target keanikan produksi padi nasional 5 persen per tahun. Karena itu, pemerintah daerah harus mengeluarkan peraturan untuk menghentikan konversi lahan itu.
Direktur Jenderal Tanaman Pangan Departemen Pertanian Sutarto Alimoeso mengatakan, kepala pemerintahan daerah memiliki peran strategis untuk menghentikan laju konversi lahan itu. “Sebab merekalah yang mengatur tata ruang di daerah,” ujarnya di Jakarta kemarin.
Menurut Angka Ramalan III Badan Pusat Statistik, produksi gabah kering giling 2006 mencapai 54,66 juta ton. Jumlah ini hanya naik sekitar 1 persen dibandingkan 2005.
ewo raswa





