Pemerintah Genjot Produksi Beras

Senin, 08 Januari 2007 | 19:54 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah menargetkan peningkatan produksi beras minimal dua juta ton pada tahun ini menjadi 36 juta ton (setara 58,1 juta ton gabah kering giling) dari sebelumnya 34 juta juta ton (setara 54,66 juta ton gabah kering giling) pada 2006.

Menurut Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, peningkatan produksi itu penting karena dalam beberapa tahun terakhir permintaan beras masyarakat melebihi ketersediannya. Peningkatan produksi beras itu bagian dari program pemerintah untuk meningkatkan ketahanan pangan. "Kami ingin mandiri dan berswasembada, sehingga tidak harus mengimpor (beras) lagi," katanya dalam jumpa pers seusai memimpin rapat koordinasi perberasan di Jakarta, Senin (8/1)

Menurut Menteri Pertanian Anton Apriyantono, penurunan ketersediaan lahan dan air menjadi kendala peningkatan produksi pertanian, termasuk padi. Laju konversi lahan pertanian mencapai 30-40 ribu hektare per tahun, sehingga penurunan lahan sawah pada 2007-2009 diperkirakan akan mencapai 3,09 juta hektare.

Untuk mengatasinya, kata dia, Departemen Pertanian akan mengupayakan pencetakan sawah baru seluas 20 ribu hektare. "Kami juga mengupayakan pengembangan 250 ribu hektare jaringan irigasi," katanya.

Oktamandjaya wiguna | ewo raswa






Komentar Anda

Kirim