Semen Gresik Siapkan Dana Rp 1,5 Triliun

Kamis, 18 Januari 2007 | 09:27 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Semen Gresik Tbk. telah menyiapkan dana internal sebesar Rp 1,5 triliun untuk proyek pembangunan pabrik semen baru berkapasitas 2,5 juta ton per tahun.

Menurut Sekretaris Perusahaan Semen Gresik Anas Rosjidi, dana internal perseroan itu untuk menambah kebutuhan dana pembangunan pabrik semen baru sebesar Rp 3 triliun.

Kekurangan dana sebesar Rp 1,5 triliun akan diperoleh dari sumber pendanaan eksternal, seperti obligasi atau pinjaman bank. "Nanti akan kami lihat untung-ruginya dulu memilih obligasi atau pinjaman bank," katanya kepada Tempo.

Dia mengungkapkan ada kecenderungan manajemen memilih sumber pendanaan dari pinjaman bank. Saat ini Semen Gresik telah menjajaki pinjaman dari PT Bank Mandiri Tbk. "Tapi kami masih akan melihat bunga kreditnya dulu jika memilih pinjaman bank," paparnya.

Keputusan pembangunan pabrik baru produsen semen milik negara ini hingga sekarang masih menunggu persetujuan pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham luar biasa.

Dia memperkirakan rapat pemegang saham Semen Gresik akan digelar pada pertengahan tahun ini. "Masalahnya hanya soal waktu pembangunan yang belum ditentukan. Soal dana tidak ada masalah," katanya.

Pembangunan pabrik semen baru berkapasitas 2,5 juta ton per tahun perlu waktu 3-4 tahun. Selama pabrik baru belum berproduksi, Semen Gresik melakukan efisiensi sehingga produksi semen bisa terus meningkat. Hingga saat ini kapasitas utilitas pabrik Semen Gresik mencapai 93 persen, dengan total produksi 15,8 juta ton.

Berdasarkan analisis kebutuhan produksi semen, pada 2011, Semen Gresik sudah harus memiliki pabrik baru. Sebab, saat itu diperkirakan jumlah permintaan semen dan penawarannya seimbang.

Saat ini pangsa pasar Semen Gresik sebesar 49 persen. Pada 2007, pertumbuhan industri semen akan mencapai 5-7 persen. Semen Gresik mentargetkan pertumbuhan konservatifnya sebesar 5 persen.

Wahyudin Fahmi






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: