Stabilitas Rupiah Perkuat IHSG
Selasa, 23 Januari 2007 | 12:10 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Indeks harga saham gabungan Bursa Efek Jakarta hari ini diperkirakan masih terus menguat. Menurut analis saham Yulie Sekurindo, Hendra Bujang, penguatan itu dipengaruhi stabilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
"Masih ditunggu juga laporan keuangan kuartal keempat 2006 para emiten," katanya saat dihubungi Tempo.
Penguatan indeks, kata dia juga dipengaruhi oleh bursa regional yang masih mengalami January Effect. "Faktor eksternal lain adalah kestabilan suku bunga."
Hendra memprediksi, indeks perdagangan mencapai level 1.830 hingga 1.850, dengan batas bawah 1.800.
Tiga sektor yang diperkirakan akan meramaikan perdagangan hari ini, menurut dia, adalah telekomunikasi, perbankan, dan pertambangan.
PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (TLKM), Hendra melanjutkan, idealnya akan berada pada level 10.500 hingga 11.500. PT Bank Mandiri Tbk. serta PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. juga diduga menguat. Sedangkan di sektor pertambangan International National Nickel Indonesia (INCO), Aneka Tambang Tbk. (ANTM), serta Timah (TINS) diperkirakan turut menguat.
Hendra merekomendasikan aksi beli saham untuk perdagangan hari ini. Sedangkan untuk saham lapis kedua (second liner), dia menyarankan, agar memperhatikan saham Grup Bakrie. "Akan ada aksi korporasi meskipun masih spekulatif," katanya.
DESY PAKPAHAN





