Kebijakan Sawit Bukan Dengan Menaikkan Pungutan

Selasa, 30 Januari 2007 | 14:54 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Pertanian Anton Apriyantono mengatakan, penataan produksi kelapa sawit dan minyak sawit (crude palm oil/CPO) tidak harus dengan cara menaikkan pungutan ekspor. Menurut dia, sejumlah kebijakan lain masih bisa digunakan untuk menyelamatkan perkebunan dan industri pengolahan. "Jadi tidak harus dengan pungutan ekspor," ujarnya, Selasa (30/1).

Meski begitu, Anton menolak menyebutkan alternatif yang akan digunakan pemerintah dalam penataan kelapa sawit dan CPO tersebut."Kami masih bahas. Jangan tanya hasilnya sekarang," katanya.

Sejumlah produsen kelapa sawit mengaku khawatir jika pemerintah membatasi eskpor CPO melalui penetapan kuota atau menaikkan pungutan. Jika rencana pemerintah itu dilakukan akan menyebabkan penurunan ekspor dan harga sawit di tingkat petani anjlok. Saat ini pungutan ekspor CPO sebesar 1,5 persen dari harga patokan ekspor.

EWO RASWA






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: