Inflasi Akan Menekan Indeks
Kamis, 01 Februari 2007 | 13:01 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Indeks harga saham gabungan di Bursa Efek Jakarta pada perdagangan Kamis (1/2) ini diperkirakan melemah. Analis saham Alfiansyah memperkirakan indeks akan mencapai level 1.772 dengan batas bawah 1.736. Hari Rabu kemarin, indeks ditutup pada level 1.757,258.
Menurut dia, pergerakan indeks lebih dipengaruhi faktor internal. "Indeks regional memang positif, tapi faktor internal lebih berpengaruh," katanya saat dihubungi Tempo melalui telepon. Angka inflasi bulan Januari yang cenderung naik akan menekan indeks. Kenaikan inflasi dipicu naiknya sebagian besar kebutuhan pokok seperti beras. "Inflasi Januari tahun ini lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya atau dengan bulan yang sama tahun sebelumnya," kata Alfiansyah.
Saham yang diperkirakan mendorong indeks hari ini adalah sektor pertambangan di bidang metal, yaitu PT International Nickel Indonesia Tbk. (INCO) dan PT Aneka Tambang Tbk. Sedangkan saham-saham yang menekan indeks diperkirakan dari sektor perbankan, karena adanya aksi ambil untung (profit taking). Saham Astra Agro Lestari (AALI) dan Indosat (ISAT) juga diperkirakan melorot hari ini.
Desy Pakpahan-TNR





