Saham Timah Terus Menanjak

Kamis, 15 Februari 2007 | 18:22 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Harga saham PT Timah Tbk terus menanjak seiring penghentian produksi timah oleh PT Koba Tin. Pada perdagangan hari Kamis (15/2), harga saham Timah ditutup pada harga Rp 8.800 atau naik Rp 300 dari penutupan perdagangan hari Rabu (14/2).

Menurut analis pasar modal, Edwin Sebayang, apabila situasi dan kondisi tak berubah, harga saham Timah ditargetkan sebesar Rp 10.000 per saham. "Terhentinya produksi Koba Tin membuat harga komoditas timah naik dan diperkirakan pendapatan PT Timah menjadi jauh lebih besar," ujar Edwin, di Jakarta Kamis, (15/2).

Menurut laporan Reuters, Kamis (15/2) harga komoditas timah pada hari Rabu mencapai US$ 12.650 tiap ton atau mengalami kenaikan dari hari Selasa sebesar US$ 12.550 per ton. Kenaikan harga komoditas timah telah mencapai dua kali dari harga komoditas di bulan Januari.

PT Koba Tin menghentikan pengiriman timah dari pulau Bangka sebagai akibat penyelidikan atas tuduhan melakukan praktek penambangan ilegal. Malaysia Smelting Corp Bhd., memiliki Koba Tin sebanyak 75 persen.

Manajemen PT Timah pada November 2006 mematok produksi tahun 2007 sebanyak 40 ribu ton. Direktur Utama PT Timah Thabrani Alwi mengungkapkan Indonesia dapat menjadi pengendali harga timah dunia mengingat posisi Indonesia sebagai eksportir terbesar sekitar 123.500 ton. Ekspor timah dipasok dari dari PT Timah sebesar 43.000 ton, PT Kobatin 20.500, smelter swasta 15.000 ton dan 45 ribu dari hasil remelt pengolahan kembali.

Peningkatan konsumsi logam timah ini, dipicu oleh menguatnya ekonomi dunia dan pertumbuhan pesat penjualan lead free solder dalam industri elektronika dan berlakunya regulation on the use of hazardous substances in electronic product yg efektif berlaku Juli 2006.

Yuliawati






Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: