Beras Impor Tambahan Dibeli Dari Vietnam
Kamis, 15 Februari 2007 | 19:19 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Kepala Perum Bulog Widjanarko Puspoyo mengatakan untuk kebutuhan impor pada Maret-April sebanyak 500 ribu ton, Bulog sudah bekerja sama dengan perusahaan Vietnam.
“Tinggal 500 ribu ton lagi. Kami masih mencari,” katanya seusai mengikuti rapat kabinet di kantor Kepresidenan, Jakarta. Rapat itu membahas upaya menstabilkan harga beras. Sebanyak 13 gubernur diundang dalam rapat itu.
Adapun Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengatakan stok beras akan menjadi 1 juta ton. Bulog, sudah memiliki deal impor dengan perusahaan di Vietnam atau Thailand. Menurut dia, tambahan impor dilakukan karena pemerintah memutuskan operasi pasar beras tak terbatas. "Karena itu dilakukan impor," tutur Mari setelah rapat kabinet.
R.R. Ariyani | Badiah





