Penjualan Makanan Minuman Anjlok 20 Persen

Jum'at, 16 Februari 2007 | 16:34 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Penjualan produk dari sekitar 20 industri makanan dan minuman selama November-Desember 2006 anjlok sekitar 20 persen. Hal ini dipicu oleh berkembangnya isu bahan tambahan pangan yang dinilai berbahaya untuk dikonsumsi.

"Pada periode tertentu yang terkena dampak omset turun 20 persen dan menurunkan shift dari tiga menjadi satu. Bahkan satu-dua perusahaan ada yang omsetnya menurun
sampai 60 persen," ujar Direktur Gapmmi Franky Sibarani, Kamis (16/2) di Jakarta.

Konsumsi minuman ringan pada bulan itu juga turun. Misalnya, konsumsi minuman isotonik turun 5,8 persen, teh siap saji 2,3 persen, serta minuman karbonasi 18
persen.

Tapi Franky tidak menyebutkan perusahaan mana saja yang mengalami penurunan omset penjualan itu, ataupun nominal omset per bulan dari tiap industri. "Sebagian besar itu anggota Gapmmi," katanya. (RR ARIYANI)






Komentar Anda

Kirim