Calon Direksi Telkom Jalani Uji Kelayakan
Selasa, 20 Februari 2007 | 18:13 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah menyatakan 30 calon direksi PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (Telkom) sudah menjalani uji kelayakan dan kepatutan. Sekretaris Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu mengatakan, dari 30 calon akan disaring 3 nama untuk disiapkan pada satu posisi.
Proses tersebut bagian dari rencana perubahan susunan direksi Telkom. Perusahaan telekomunikasi ini mengagendakan pergantian direksi yang akan dilaksanakan pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 28 Februari mendatang.
Daftar 30 nama calon direksi itu, sudah berada di meja Konsultan Independen. Badan ini yang akan melakukan penyaringan. Calon direksi tersebut selanjutnya akan diwawancarai oleh tim evaluasi, dan dinilai oleh Menteri Negara BUMN, Sugiharto. "Semua hasilnya diserahkan kepada TPA (Tim Penilaian Akhir) sebelum tanggal 28 Februari nanti," kata Said.
Menurut Komisaris Telkom, Gatot Trihargo, surat resmi dari dewan komisaris tentang pergantian direksi sudah dikirimkan ke Kementrian Negara BUMN pada awal bulan Februari ini. Dia memastikan, tidak ada ada penambahan jumlah direksi. Direksi Telkom tetap akan berjumlah 7 orang.
Menurut Gatot, alasan perubahan susunan itu adalah untuk menciptakan iklim yang lebih kondusif dalam tubuh manajemen Telkom. Dari ke-30 nama-nama calon tersebut, termasuk pula 7 orang direksi yang saat ini masih menjabat. Sedangkan 23 nama lainnya adalah pejabat Telkom.
Dalam RUPSLB pada 28 Februari nanti, juga akan diagendakan pembahasan mengenai dana pensiun. Selain itu akan diusulkan pula program kepemilikan saham untuk manajemen dan penyesuaian masa jabatan dewan komisaris dari 3 tahun menjadi 5 tahun.
Wahyudin Fahmi





