Bulog: Impor Beras Sesuai Kebutuhan
Jum'at, 23 Februari 2007 | 06:32 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Bulog tidak membuat perencanaan waktu pelaksanan impor dari luar negeri pada 2007. Direktur Pengembangan Bisnis Perum Bulog Tito Pranolo mengatakan, impor akan dilakukan sesuai kebutuhan.
“Impor itu bersifat reaksioner,” kata Tito di Kantornya Rabu malam. Menurut dia, impor dilakukan pada saat harga naik, sedangkan pengadaan dalam negeri defisit. Menurut Tito, Bulog biasanya sudah mulai melakukan pengadaan beras kecil-kecilan dari dalam negeri sejak Februari. “Sebesar 6-8 ribu ton.”
Pada Maret, biasanya pengadaan bertambah banyak menjadi 100-200 ribu ton, dan bulan April 400-600 ribu ton. “Sedangkan Februari ini malah operasi pasar besar-besaran.” Ia berpendapat, sampai Februari belum ada tambahan pengadaan Bulog dari dalam negeri. Tapi, Tito mengaku belum tahu jumlah produksi nasional saat ini.
Budi Saiful Haris





