BNI Securities Akan Terbitkan Obligasi Rp 300 Miliar
Senin, 26 Februari 2007 | 16:41 WIB
TEMPO Interaktif, Jakartaasset management dan brokerage," kata Direktur Utama BNI Securities Hindarmojo Hinuri, di sela-sela acara talk show peluang investasi tahun 2007 pada ORI dan Sukuk, di Jakarta, Senin (26/2).
Untuk menerbitkan obligasi tersebut, BNI Securities pun telah menunjuk PT CIMB-GK Securities Indonesia and PT Indo Premier Securities untuk menjadi penjamin emisi mereka. "Sedangkan acuan kuponnya mengikuti FR0018, dan kalau kami bisa dapat rating A- maka bisa meminta tingkat bunga 1-1,75 persen di atas FR 0018," ujar Hindarmojo.
Dengan adanya penerbitan obligasi itu, Hindarmojo memperkirakan pendapatan BNI Securities pada 2007 ini akan mencapai Rp 100 miliar. Artinya pendapatan BNI Securities akan meningkat sekitar 66 persen dibandingkan tahun 2006 yang hanya sebesar Rp 60 miliar.
Sedangkan laba bersih untuk tahun 2007 diperkirakan hanya akan meningkat tipis, yaitu menjadi sekitar Rp 31 miliar dari pada laba bersih tahun 2006 sebesar Rp 30,1 miliar. "Karena diperkirakan cost (biaya) kami untuk tahun ini akan besar," tuturnya memberikan alasan tanpa mau menjelaskan biaya-biaya tersebut.
Hindarmojo juga menyatakan bahwa BNI Securities mengharapkan dana yang dikelola aset manajemen bisa naik antara Rp 200 hingga Rp 300 miliar. Sehingga tahun ini dana aset manajemen akan mencapai lebih kurang Rp 1 triliun dari posisi tahun 2006 lalu sebesar Rp 730 miliar.
Kontribusi pendapatan terbesar BNI Securities diharapkan akan berasal dari brokerage pada 2007 ini. Walaupun pada tahun 2006 kemarin kontribusi terbesarnya justru berasal dari asset management. "Yang pasti komposisi antara asset management dan brokerage akan kami seimbangkan," kata Hindarmojo.
Wahyudin Fahmifont>:





