BI Cetak Uang di Luar Negeri
Senin, 26 Februari 2007 | 19:03 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Bank Indonesia akan mencetak sebagian kebutuhan uang tahun ini di luar negeri. Dari total kebutuhan uang tahun ini sebesar 6,6 miliar bilyet (lembar), sebanyak 1,1 miliar bilyet akan dicetak oleh percetakan di luar negeri.
Gubernur Bank Indonesia Burhanuddin Abdullah dalam rapat kerja dengan Komisi Keuangan Dewan Perwakilan Rakyat, Senin (26/2), mengatakan, keterbatasan kapasitas Perum Peruri dalam mencetak uang menjadi alasan BI mencetak uang di luar negeri.
"Pertengahan tahun lalu kami mengirim surat ke Peruri. Mereka bilang kapasitas pencetakan uang hanya 5,5 miliar bilyet. Kami pesan sesuai dengan kapasitasnya," ujarnya.
Dia mengatakan, uang yang akan dicetak di luar negeri terdiri dari sebagian pecahan Rp 20 ribu dan seluruh kebutuhan pecahan Rp 2.000.
Suryani Ika Sari





