Pertumbuhan Industri Masih Lambat
Rabu, 28 Februari 2007 | 03:42 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Pemerintah mengungkapkan pertumbuhan sektor industri mengalami penurunan dalam tiga tahun terakhir. Penyebabnya adalah lemahnya daya saing dan ekonomi biaya tinggi.
Menteri Perindustrian Fahmi Idris mengatakan pertumbuhan industri pada tahun lalu mengalami penurunan menjadi 5,27 persen dibanding pada 2005, sebesar 5,68 persen. Sedangkan pertumbuhan industri pada 2004 sebesar 7,51 persen.
Menurut dia, ada beberapa hambatan yang menyebabkan penurunan investasi di sektor industri. "Hambatan tersebut antara lain rendahnya tingkat daya saing, tingginya suku bunga, penyelundupan, iklim usaha yang belum kondusif, serta masih adanya biaya ekonomi tinggi," ujarnya pada rapat kerja Departemen Perindustrian kemarin.
Untuk mengatasi semua hambatan tersebut, kata Fahmi, diperlukan peningkatan koordinasi dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Dia berharap koordinasi yang dilakukan antarpemerintah bisa meningkatkan ekspor. Pada tahun ini pemerintah mentargetkan pertumbuhan industri 7,9 persen dan 8,6 persen pada 2008.
OKTMANDJAYA WIGUNA, ALI NUR YASIN




Komentar Anda [1] :