BI : Pelemahan Rupiah Tak Akan Ganggu Ekonomi

Jum'at, 02 Maret 2007 | 17:59 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Bank Indonesia memastikan pelemahan rupiah yang terjadi dalam beberapa hari terakhir tidak akan mengganggu kondisi makro ekonomi Indonesia.

Sebab, menurut Deputi Gubernur Indonesia Aslim Tadjudin, hingga saat ini kondisi makro ekonomi masih cukup kondusif ditandai dengan terus meningkatnya cadangan devisa. Hingga kemarin, cadangan devisa Indonesia mencapai US$ 46,2 miliar, meningkat US$ 500 juta dibandingkan akhir Februari lalu yang sebesar US$ 46,2 miliar.

Sehingga, dia menegaskan, tidak perlu ada kekhawatiran pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat akan memberi pengaruh yang besar terhadap ekonomi Indonesia. “Pelemahan rupiah hanya bersifat sementara karena hanya dampak dari gejolak kecil yang terjadi di pasar modal Cina,” ujar Aslim di Jakarta Jumat. (2/3).

Secara teknis, Aslim menjelaskan pelemahan rupiah itu lebih disebabkan oleh karena adanya kegiatan carry trade. Kegiatan merupakan aktivitas investor yang meminjam mata uang negara yang memiliki pengembalian investasi (return) aset yang rendah dan menanamkan di pada mata uang yang memberikan return tinggi.


Suryani Ika Sari

TOPIK






Komentar Anda

Kirim