DPR DIMINTA MEMILIH TARGET DIVESTASI BANK BNI

Senin, 05 Maret 2007 | 01:08 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) meminta Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memilih target divestasi PT Bank Negara Indonesia (BNI) Tbk.

Menurut Sekretaris Kementerian Negara BUMN Said Didu, DPR seharusnya memilih target divestasi BNI sebesar 15 persen atau sesuai dengan target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 3,3 triliun.

Jika DPR tetap memilih divestasi BNI sebesar 15 persen, ada kemungkinan target APBN 2007 sebesar Rp 3,3 triliun tidak tercapai. "Kalau memilih presentase, siapa yang tahu itu akan mahal atau murah? Kami sendiri tidak tahu," kata Said.

Menurut Anggota Komisi Keuangan dan Perbankan DPR Drajad H. Wibowo sepakat dengan Said. Dia mengatakan, target penjualan saham BNI harus dipilih antara presentase 15 persen atau sesuai dengan target APBN Rp 3,3 triliun. "Tidak mungkin mematok harga," katanya.

Saat ini, 99 persen saham Bank BNI adalah milik pemerintah. Setelah proses divestasi selesai, pemerintah mengharapkan kepemilikannya di bank ini sekitar 51 persen.


WAHYUDIN FAHMI I DEWI RINA

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :