Pemerintah Kembangkan Business Technology Center

Senin, 05 Maret 2007 | 13:25 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Pemerintah mengembangkan Business Technology Center (BTC) atau jaringan bisnis berbasis teknologi di Indonesia. Program ini untuk menciptakan industri yang mandiri di daerah agar dapat berkembangan dalam persaingan global.

Asisten Deputi Bidang Analisis Kebutuhan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kementerian Negara Riset dan Teknologi Pariatmono mengatakan BTC mendapat dukungan dari Uni Eropa dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bekerja sama dengan pemerintah daerah di seluruh Indonesia.

Tahun ini daerah yang akan dikembangkan melalui program ini adalah Salatiga, Banda Aceh, Jambi dan Pontianak. Sebelumnya Kementerian Ristek mengembangkan BTC di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Makassar dan Batam.

“Dana yang disediakan tidak besar, yaitu sekitar 300 ribu Euro yang disediakan oleh Uni Eropa,” kata pariatmono di Jakarta, hari ini. Kecilnya dana yang disediakan karena BTC pada dasarnya hanya mempertemukan antara 'pembeli' dengan 'penjual'.

Dia menjelaskan layanan BTC antara satu daerah dengan daerah lain bisa berbeda. Tergantung kebutuhan masing-masing daerah. Layanan dasar pada setiap BTC adalah pusat konsultasi, inovasi, perlindungan hukum, layanan audit, dan memeriksa manajemen produksi serta kualitas Pemeriksaan riset dan pengembangan di universitas.

Eko Nopiansyah

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :