Presiden: Cina Bukan Ancaman Lagi

Senin, 05 Maret 2007 | 22:21 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan, pertumbuhan ekonomi Republik Rakyat Cina yang spektakuler dan menjadi kekuatan utama di Asia Pasifik bukan ancaman bagi Indonesia. Sebaliknya, Indonesia harus ikut memanfaatkan peluang dan kesempatan itu untuk maju bersama.

“Tiongkok (Cina) bukan lagi ancaman justru partner buat kita. Marilah kita berpikir bahwa dengan kerja sama yang baik kita bisa meraih sesuatu yang lebih baik lagi,” ujar Presiden Yudhoyono saat melepas misi kebudayaan ke Cina di Istana Negara, Jakarta, Senin (5/5) sore.

Presiden mengatakan, pemerintah RI dan Cina sudah menandatangani kesepakatan kemitraan strategis dengan Presiden Hu Jintao. Yakni, kerja sama di bidang investasi, perdagangan, kepariwisataan dan kebudayaan.

Kerja sama di bidang investasi dan perdagangan antara RI-Cina, ujar Presiden, cukup mengesankan yaitu nilai perdagangan yang meningkat hingga US$ 20 triliun pada 2010. “Sekarang pun barangkali sudah sangat dekat ke angka itu, jadi kita bisa capai itu,”ujarnya.


BADRIAH

Topik :

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :