Indonesia Tuntut Kompensasi Hutan
Selasa, 06 Maret 2007 | 14:50 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Pemerintah akan meminta kompensasi dari sekitar 20 negara penyumbang emisi tertinggi terhadap lingkungan. Kompensasi diambil dari dana adaptasi dan insentif kehutanan pada dunia internasional.
“Indonesia memiliki potensi sekitar US$ 3-5 miliar per tahun dari perdagangan emisi,” kata Menteri Negara
Lingkungan Hidup Rahmat Witoelar seusai menghadiri seminar bertema “Krisis Energi dan Perubahan Iklim: Kemana Kita Menuju?” di auditorium Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Jakarta.
Ia menjelaskan, rencananya Indonesia menjadi tuan rumah Conference of the Parties to the United Nations Framework Convention on Climate Change (COP to the UNFCCC) ke-13 di Bali pada 3-14 Desember 2007. Maka pemerintah akan memperhitungkan kontribusi oksigen dari hutan-hutan di Indonesia. Sementara, pemeliharaan kelestarian hutan tak mudah dan membutuhkan besar. “Pemeliharaan hutan memiliki nilai uang.”
Kurniasih Budi





