Budaya Pemeringkatan Di Indonesia Rendah

Rabu, 07 Maret 2007 | 17:34 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Moodys Indonesia menilai budaya pemeringkatan di Indonesia masih rendah. Hingga saat ini kurang dari 150 perusahaan yang menggunakan jasa pemeringkat, jauh lebih sedikit dibandingkan Malaysia yang mencapai sekitar 1.000 perusahaan.

"Untuk itu kami akan mensosialisasi good rating culture di Indonesia antara lain melalui edukasi dan pengenalan lewat media massa," kata Presiden Direktur Moodys Indonesia Minon Almasyhur di Jakarta Rabu (7/3).

Dia menjelaskan, saat ini pihaknya sedang memproses peringkat untuk tujuh perusahaan. Sebagian besar mereka perusahaan tersebut merupakan jasa keuangan. "Kami tidak dapat menyebutkan nama perusahaannya," katanya.

DESY PAKPAHAN

Topik :

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :