Peruri Bantah Lakukan Penunjukan Langsung
Rabu, 07 Maret 2007 | 18:36 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) membantah melakukan penunjukan langsung dalam pengadaan mesin cetak uang intaglio. Perusahaan pencetak uang ini sebelumnya telah menunjuk KBA Giori sebagai perusahaan pemasok mesin cetak tersebut.
Direktur Produksi Uang Perum Percetakan Uang Republik Indonesia Abu Bakar Baay mengatakan, dalam pengadaan itu dilakukan dengan mekanisme tender telah dilakukan dan penentuan pemenang dilakukan dengan pemilihan langsung.
"Itu (hanya) tuduhan bahwa Peruri ada main mata dengan KBA Giori (produsen mesin cetak)," ujarnya kepada wartawan di pabrik Peruri di Kawasan Industri Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/2).
Dia menjelaskan pengadaan mesin cetak intaglio sebenarnya sudah dianggarkan pada tahun 2006. Namun pengadaan terhambat karena soal teknis dan administrasi.
Saat ini pembuat mesin cetak uang di dunia hanya dua, yaitu KBA Giori dari Swiss dan Komori dari Jepang. "Saat tender, kami undang keduanya dan melakukan evaluasi dengan meminta referensi dari negara lain yang menggunakan mesin-mesin itu dan meninjau langsung ke negara pengguna," ujarnya.
Saat ini, Peruri memiliki 9 mesin cetak offset (1 sudah tidak digunakan), 11 mesin cetak intaglio, 9 mesin cetak nomor seri (1 sudah tidak digunakan), dan 6 mesin cut pack.
Peruri tidak memilih mesin cetak uang dari Jepang karena mesin yang ditawarkan belum pernah diproduksi Komori. Sehingga, tidak ada jaminan bahwa penggunaan mesin tersebut tidak berisiko. "Kami jadi kelinci percobaan. Kalau memang produk itu bagus pasti sudah ada yang membeli tapi hingga kini belum ada," katanya.
Abu Bakar mengakui, harga yang ditawarkan Komori 70 persen lebih murah dibandingkan Giori. Namun, Komori sanggup mengirimkan mesin 14 bulan sejak pemesanan. Artinya, pemesanan mesin yang dilakukan Desember tahun lalu baru akan tiba pada tahun 2008. Sedangkan, dia melanjutkan, Giori mampu mengirimkan pesanan pada April mendatang.
Kurniasih Budi
Topik :




Komentar Anda :